Inilah Sejarah Kesenian Sisingaan Subang

Inilah Sejarah Kesenian Sisingaan Subang

SENI BUDAYA- Sisingaan Subang, mungkin sudah sangat dikenal oleh masyarakat, manun belum banyak yang mengetahui asal muasal terciptanya kesenian yang kini menjadi ikon kabupaten subang tersebut.

Merujuk pada  pada buku Deskripsi kesenian Jawa Barat karya Ganjar kurnia merupakan salah satu jenis seni pertunjukan rakyat khas subang, yang menggunakan media tandu sebagai sarana kreasi seni.(Wikipedia)

Aadapun sejarah terciptanya kesenian Sisingaan Subang berasal dari kedatangan warga dan seniman dari ponorogo pada tahun 1975 yang membawa kesenian reog ponorogo.

Kemudian dari gagasan para seniman sunda dan seniman reog tersebut diciptakanlah sebuah kesenian yang mampu menunjukan identitas khas Subang yang memiliki nilai filosofi dan catatan sejarah melawan kolonial Belanda.

BACA JUGA: Lima Cara Menghilangkan Bau Jengkol

Adapun dari buku Perkembangan kesenian Sisingaan di Kabupaten Subang karya H. Armin Asdi yang merupakan hasil saresehan Sisingaan yang diselenggarakan pada tahun 1982. (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang)

Sisingaan adalah simbol bentuk perjuangan masyarakat Kabupaten Subang terhadap penguasa, atau penjajah dari ketertindasan, pada waktu kekuasaan Kerajaan Inggris. Patung singa melambangkan l penguasa kaum penguasa, yaitu lambang Negara Kerajaan Inggris, anak sunat yang menunggang patung singa melambangkan generasi penerus bangsa, payung simbol pelindung geneasi penerus bangsa, pengusung melambangkan masyarakat pribumi  yang tertindas.

BACA JUGA: Selain Enak, Berikut Manfaat Alpukat untuk Kesehatan Jantung

Dilihat dari segi fungsi kesenian sisingaan  berawal sebagai kesenian helaran dan berkembang di masyarkat, berfungsi sebagai bentuk sajian hiburan diarena panggung, sedangkan pada masa sekarang kesenian Sisingaan bukan hanya berfungsi sebagai hiburan dalam acara hajatan khitanan saja, tetapi sering dipentaskan dalam acara-acara khusus.

Perubahan dan perkembangan Kesenian sisingaan ini menjadi identitas produk budaya masyarakat Kabupaten Subang, sekaligus menjadi icon daerah Kabupaten Subang.

BACA JUGA:

admin

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: