Lima Makanan Tradisional Khas Indonesia dan Daerah Asalnya

Lima Makanan Tradisional Khas Indonesia dan Daerah Asalnya

KULINER– Indonesia memiliki makanan┬átradisional yang beranekaragam, hampir disetiap daerah ada makanan tradisonal yang enak dan memiliki citarasa yang khas ala bumbu rempah asal Indonesia.

Berikut adalah Makanan Tradisional Khas Indonesia dan Daerah Asalnya yang wajib dicoba ketika anda pergi berwisata ke berbagai wilayah di Indonesia versi ayopikni.id:

KERAK TELUR

kerak telur

Kerak telur adalah makanan asli daerah Jakarta (Betawi), dengan bahan-bahan beras ketan putih, telur ayam atau bebek, ebi (udang kering yang diasinkan) yang disangrai kering ditambah bawang merah goreng, lalu diberi bumbu yang dihaluskan berupa kelapa sangrai, cabai merah, kencur, jahe, merica butiran, garam dan gula pasir.

BACA JUGA: Inilah Daftar Lima Mie Ayam Enak di Subang yang Harus Dicoba

Kerak telur dapat dikatakan sebagai fast food-nya masyarakat di Jakarta. untuk membuat makanan ini tidak membutuhkan waktu yang lama, hanya dengan sekitar 15 menitan Anda sudah dapat menyantap kerak telur ini.

GUDEG
Gudeg

Siapa yang tidak dengan kuliner yang satu ini, yah gudeg adalah adalah makanan khas Provinsi Yogyakarta dan Jawa Tengah yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan. Perlu waktu berjam-jam untuk membuat masakan ini.

BACA JUGA: Punya Masalah Kolesterol Tapi Hobi Makan Telur, Ini Akibatnya

Warna coklat biasanya dihasilkan oleh daun jati yang dimasak bersamaan. Gudeg dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampung, telur, tempe, tahu dan sambal goreng krecek.

Ada beberapa jenis Gudeg antara lain:

  • Gudeg kering, yaitu gudeg yang disajikan dengan areh kental, jauh lebih kental daripada santan pada masakan padang.
  • Gudeg basah, yaitu gudeg yang disajikan dengan areh encer.
  • Gudeg Solo, yaitu gudeg yang arehnya berwarna putih.

NASI PADANG

Nasi Padang

Nasi Padang adalah nasi putih yang disajikan dengan berbagai macam lauk pauk khas Indonesia. Padang merujuk pada ibu kota provinsi Sumatra Barat, kampung halaman orang Minangkabau. Nasi Padang adalah sebuah hidangan yang disajikan secara lengkap secara prasmanan dengan daging, ikan, sayuran dan lainya.

BACA JUGA: Misteri Angkernya Jalur Ranca Darah Purwakarta yang Pernah Menjadi Tempat Pembantain Warga Tionghoa

lauk nasi padang yang paling banyak dikenal adalah Rendang.Masakan ini dihasilkan dari proses memasak suhu rendah dalam waktu lama menggunakan aneka rempah-rempah dan santan. Proses memasaknya memakan waktu berjam-jam (biasanya sekitar empat jam) hingga yang tinggal hanyalah potongan daging berwarna hitam pekat dan dedak. Dalam suhu ruangan, rendang dapat bertahan hingga berminggu-minggu. Rendang yang dimasak dalam waktu yang lebih singkat dan santannya belum mengering disebut kalio, berwarna cokelat terang keemasan.

Pada 2011, rendang dinobatkan sebagai hidangan yang menduduki peringkat pertama daftar World’s 50 Most Delicious Foods (50 Hidangan Terlezat Dunia) versi CNN International. Pada 2018, rendang secara resmi ditetapkan sebagai salah satu dari lima hidangan nasional Indonesia

BATAGOR BANDUNG
Batagor Bandung

Jika pergi wisata ke Bandung, belum lengkap rasanya jika tidak menikmati aneka kuliner khas Jawa Barat dan Makanan Tradisional Khas Indonesia, Salah satunya adalah Batagor Bandung.

Batagor (akronim dari bakso tahu goreng) merupakan jajanan khas Bandung yang mengadaptasi gaya Tionghoa-Indonesia dan kini sudah dikenal hampir di seluruh wilayah Indonesia.

BACA JUGA: Bermain Ombak di Taman Ombak Karawang

Secara umum, batagor dibuat dari tahu yang dilembutkan dan diisi dengan adonan berbahan Ikan tenggiri dan tepung tapioka lalu dibentuk menyerupai bola yang digoreng dalam minyak panas selama beberapa menit hingga matang.

Variasi lainnya yaitu siomay, digoreng dan dihidangkan bersama batagor dan dikombinasikan dengan bumbu kacang, kecap manis, sambal, dan air perasan jeruk nipis sebagai pelengkap.

BIKA AMBON

Bika Ambon

Bika ambon adalah penganan khas Medan, Indonesia. Terbuat dari bahan-bahan seperti telur, gula, dan santan, bika ambon umumnya dijual dengan rasa pandan, meskipun kini juga tersedia rasa-rasa lainnya seperti durian, keju, dan cokelat.

Diperkirakan, sebutan bika ambon muncul dari kebiasaan masyarakat yang dahulu baru mengenal bika yang diproduksi di Jalan Ambon, Medan. Penyebutan bika ambon akhirnya menjadi tradisi seiring dengan berkembangnya industri makanan ini.

admin

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: