Mau Wisata Religi, inilah 31 Makam Keramat Para Aulia di Subang

Mau Wisata Religi, inilah 31 Makam Keramat Para Aulia di Subang

Pada Saat bulan ramadhan kebanyakan umat islam di Indonesia selalu melaksanakan Ziarah kubur, baik itu ke makam orang tua yang sudah meninggal ataupun  berbagai situs dan makam keramat para aulia, yang berada di wilayah Kabupaten Subang.

Ziarah kubur menurut Islam hanyalah salah satu sarana agar seorang Muslim selalu beriman dan mengingat kematian.

BACA JUGA: Misteri Kakek Berjubah Putih di Makam Mbah Dongdo Subang

Seperti dilansir dari NU online ziarah kubur adalah hal yang diperbolehkan bahkan tergolong sebagai hal yang dianjurkan  sunnah  . Anjuran melaksanakan ziarah kubur ini bersifat umum, baik menziarahi kuburan orang-orang shalih ataupun menziarahi kuburan orang Islam secara umum. Hal ini seperti ditegaskan oleh Imam Al-Ghazali:

“Ziarah kubur disunnahkan secara umum dengan tujuan untuk mengingat  kematian   dan mengambil pelajaran, dan menziarahi kuburan orang-orang shalih disunnahkan dengan tujuan untuk tabarruk  mendapatkan barakah   serta pelajaran,”  Al-Ghazali, Ihya’ Ulum ad-Dien, juz 4, hal. 521  .

Selain itu, Berziarah ke makam para wali dan orang-orang shaleh telah menjadi tradisi para ulama salaf. Diantaranya adalah Imam al-Syafi’I R.A jika ada hajat, setiap hari beliau berziarah ke makam Imam Abu Hanifah.

BACA JUGA: Misteri Tiga Sumur di Makam Eyang Ranggadipa Selahaur Yang Selalu Ramai Dikunjungi Pejiarah

Dari Ali bin Maimun berkata” Aku mendengar imam al Syafi’i berkata” Aku selalu bertabaruk dengan Abu Hanifah dan berziarah mendatangi makamnya setiap hari. Apabila aku memiliki hajat, maka aku slat dua rakaat, lalu mendatangi makam beliau,dan aku mohon hajat itu kepada Alloh SWT disisi makamnya, sehingga tidak lama kemudian hajatku terkabul.”   Tarikh Baghdad,juz 1, hal. 123  .

DAFTAR MAKAM KERAMAT DI SUBANG

Nah jika anada ingin melakukan wisata religi, dengan melakukan ziarah ke makam para aulia di Subang berikut daftarnya:

Eyang Aria Wangsa Gofarona  Sagalaherang  , Mama KH Muhyidin  Mama Pagelaran Cisalak  , Eyang Raden Ranggadipa  Selahaur Pagaden   Nyimas Subang Larang  Nanggerang Binong   dan Syekh Amangkurat  Katomas Pagaden.

BACA JUGA: Ziarah ke Makam Cut Nyak Dhien

Selanjutnya, Mbah Husen  Legonkulon, Mbah Dongdo  Kota Subang, Mbah Alegri  Tegalsari, Syekh Hakim  Tanjungsari, Syekh Kamaludin  Tanjungsari Binong , Mbah Eyang Kawah Sejati  Pagaden , Syekh Musa  Ranggawulung , Syekh Paneteg  Ranggawulung , Mbah Qodir  Cihideung , serta Eyang Suci  Tanjungsiang  .

Kemudian, petilasan  situs Syekh Sukma Sejati  Tanjungsiang, Eyang Keputih  Cisaat Cilimus, Syekh Jalaludin  Palasari Ciater, Darma Agung Syekh Al’Arif  Sagalaherang, dan Raden Kertanegara  Dayeuhkolot Sagalaherang .

Berikutnya, petilasan Nyimas Milasari  Pilang Pamanukan, Mbah Sehan  Pilang Pamanukan, Mbah Sapingping  Darmaga Cisalak, Kifatul Alma  Bojongtanjung Pamanukan   

Wali Mataram  At-Tawazun Kalijati, Syekh Khotib Khoer  Mekarwangi Pagaden Barat, Mbah Buyut Gelok  Maranggi Cipunagara, Eyang Mangkunagara  Cupunagara Cisalak, Mbah Dalem Agung Warganaya  Menganti Patokbeusi, Nyi Ronggeng  Menganti Patokbeusi, serta Nyimas Ratu Kawunganten  Cikaum.

admin

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: